FORMULASI SEDIAAN TRANSDERMAL PDF

Jan 19 2019
admin

Transdermal Drug Delivery, contohnya Hormone Replacement (testosterone, Pada formulasi bentuk sediaan obat juga diperlukan berbagai. PDF | Novel drug delivery via transdermal route offer several advantages over Formulasi dan Uji Penetrasi Sediaan Gel Transfersom yang. Kondroitin Sulfat (CS) dalam bentuk sediaan oral telah digunakan untuk diperlukan formulasi CS ke dalam bentuk sediaan lain seperti patch.

Author: Vizshura Zulum
Country: Uruguay
Language: English (Spanish)
Genre: Science
Published (Last): 9 May 2012
Pages: 101
PDF File Size: 8.99 Mb
ePub File Size: 20.79 Mb
ISBN: 202-9-23909-769-8
Downloads: 45557
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Kajirn

Manfaat bentuk sediaan obat antara lain, adalah: Transdermal Drug Delivery Documents. Pemberian obat melalui mulut per-oral merupakan cara pemberian yang paling utama untuk memperoleh efek sistemik. Secara sederhana, plester terdiri atas komponen komponen berikut dimulai dari lapisan paling luar: Yang kedua menggunakan minyak nabati untuk membawa senyawa obat dan menembus kulit untuk memasuki sirkulasi darah.

Informasi tentang cara atau motode yang diusulkan dari pemberian obat, juga melihat kembali literatur tentang formulasi, bioavailabilitas, dan farmakokinetika dari obat-obat yang serupa, seringkali berguna bila menentukan bagaimana mengoptimumkan bioavailabilitas suatu kandidat obat baru.

Transdermal delivery of biologics using microneedles? Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pemberian glukosamin secara oral pada tikus sebanyak 0.

seminar Tugas Akhir 1 by hani handayani on Prezi

Yang diharapkan dari obat adalah mempunyai efek yang potensial dengan efek samping rendah atau tidak toksik. Oleh karena penelitian obat biasanya ditargetkan untuk suatu formuasi terapeutik yang khas, potensi relatif pada produk saingan dan bentuk-bentuk sediaan untuk manusia bisa diketahui. Transdermal delivery of levosimendan Documents. Transdermal Drug Delivery Market Documents. Kemungkinan terjadinya iritasi dan sensitivitas kulit; 4. Transdermal Delivery Technology Download Report.

Meski demikian, penetrasi melalui kulit yang rusak tidak dianjurkan karena absorbs obat menjadi sulit untuk diprediksi.

Transdermal Delivery Technology

Polyvinyl pyrrolidone Carvedilol and Eudragit RL Uji toksisitas sampai saat ini masih tetap dilakukan pada hewan percobaan, belum ada metode lain yang menjamin hasil yang dapat menggambarkan toksisitas pada manusia. Studi pada hewan percobaan 3.

Kejadian cacat waktu lahir teratogenisitas.

Meminimalisaasi ketidakteraraturan absorbsi dibandingkan dengan jalur oral yang dipengaruhi oleh pH, makanan, kecepatan pengosongan lambung, waktu transit usus, dll. Transdermal drug formlasi for angina pectoris Contoh obat yang diberikan secara transdermal adalah nitrogliserin digunakan untuk pengobatan angina.

Fase I, calon obat diuji pada sukarelawan sehat untuk mengetahui apakah sifat yang diamati pada hewan percobaan juga terlihat pada manusia. Yang harus diperhatikan adalah patch ini harus ditempatkan pada kulit transdeermal bersih, kering, dan sedikit ditumbuhi rambut agar patch dapat menempel dengan baik.

Sehingga membutuhkan dosis yang lebih rendah dibandingkan sediaan rute oral. Uji klinik terdiri dari 4 fase yaitu: Bentuk sediaan semi setengah padat. Hal ini karena untuk dapat berpenetrasi ke dalam kulit, obat harus dalam bentuk cair, serta d.

Obat yang diberikan secara transdermal masuk ke tubuh melalui permukaan kulit yang kontak langsung dengannya baik secara transeluler maupun secara inter seluler. Inti perbedaan di antara keduanya adalah pada sistem reservoir laju pelepasan obat dari sediaan dan laju permeasi kulit ditentukan oleh kemampuan kulit mengabsorbsi obat sedangkan pada sistem matriks laju pelepasan obat dari sediaan diatur oleh matriks.

Contoh dari bentuk sediaan ini antara lain: Absorbsi transdermal terjadi melalui proses difusi yang lambat yang14ditentukan oleh gradient konsentrasi obat dari konsentrasi tinggi pada sediaan yang diaplikasikan menuju konsntrasi rendah di kulit. Maka dari itu, dibuat kesimpulan mengenai pemberian formulasi glukosamnin rute topikal tersebut menggunakan minyak nabati pada rute transdermal melalui kulit tikus.

Obat terhindar dari first passed effect c. Sebenarnya, kulit yang rusak pun robek, iritasi, pecah pecah, dll dapat terpenetrasi oleh obat. Pada tahap ini sering kali dilakukan pengujian yang melibatkan teratogenitas, mutagenitas tarnsdermal karsinogenitas, disamping pemeriksaan LD50 dan toksisitas akut dan kronik.